Kamis, 31 Maret 2011

Menunduklah sejenak

"aku pergi dulu yah, aswrwb" ucapku sebelum melangkah ke mobil jazz merahku menuju sekolah
"hati hati nak"
"iya..oke..sip" 
setibanya di sekolah,, bel pun berbunyi, seperti biasa setiap hari senin upacara.
muka ketakutan itu hadir di wajahku.
ya, beginilah aku. suatu penyakit yang sangat menyiksa diriku dan badanku.
penyakitku ini aneh, kena panas sedikit udah pingsan
liat sesuatu yang rame udah pusing
magh, itu juga menjadi salah satu penyakitku
ya, aku gak boleh telat makan.
susah banget kan jadi aku, tapi aku tetep bersyukur di beri orang tua yang baik banget, 
meskipun aku lebih sering sama ayah dari pada mama. ya satu lagi, orang tuaku uda cerai
kejadian itu berawal dari perselingkuhan mamaku,
yaiyalah waktu itu mamaku masih berumur 19 tahun, bayangin aja !!
mamaku nikah umur 17 tahun masih kecil banget kan, jadi msh gk tw apa2
lama2 mamaku pengen bebas, jadi mamaku keluar diem2, lama2 ya gitu deh,, 
CERAI,, trus nyambung lagi,
cerai, nyambung lagi,,
cerai dan nyampek sekarang masih gk nyambung2..
aku puny adik 1, aku kasian bgt sama adikku, karena dia cuma bentar banget ngerasin kasih sayang mama
jadi kalo ada apa-apa aku usahakan buat bantu adikku, ya meskipun kadang2 tengkar sih.


sekarang aku sudah smp, 
senin itu aku ngerasa siap buat ngejalanin upacara di sekolah, dan karena aku ikut PMR jadi agak sedikit ringan karena jaga di belakang. dalam perjalanan ke sekolah, mksd.x di dalem angkot, 
aku terus berdo'a biar semuanya lancar.
sesampainya di sekolah,, bel pun berbunyi aku cepet-cepet naruh tas di kelas,
waw,, hari ini cukup panas. aku deg-degan banget, tp mw gimana lagi,,uks ditutup lagi..
ya udah aku coba..
di tengah-tengah upacara, tanda-tanda mau pingsan aku rasain
suara bising itu terdengar lagi ditelingaku
wajahku sangat pucat
sesuatu yang kulihat besinar sangat terang dan buram
dengan perlahan aku menuju sebuah kursi panjang di belakang
dan mengeluh pada teman-teman PMR yang lain
dengan cepat, kakak kelas yg PMR memanggil guru, 
seingatku guru  yg datang ada 2,
1 laki2 dan 1 lagi perempuan. aku dibawa ke ruang tata usaha dan direbahkan disana.
sewaktu guru-guru sedang menggotong aku, 
banyak murid2 yg liat, malu... banget
tp ini juga bukan mauku..
ini semua udah TAKDIR
aku juga pernah pingsan waktu ke MALL,, 
hampir semua mata pengunjung mall disana tertuju padaku
aku langsung digotong oleh security ke ruang istirahat pegawai, 
kapan aku bisa sembuh ya ?? kapan keluargaku utuh lagi ??
sambung do'anya ya guys..
thanks..



begitulah cerita yang pernah keluar dari mulut seseorang
cerita ini nyata
semoga ini dapat menjadi pelajaran untuk kita semua
AMINN...

Senin, 28 Maret 2011

Bendera putih itu....

Dengan semangat, aku melangkahkan kaki ini ke sekolah
Namun..
Rasa sedih selalu menghantuiku ketika melihat wanita yang telah melahirkanku itu 
Sudah terbaring lemas tak berdaya di kasur yang sangat tua itu, di rumah yang hampir runtuh itu
Namun  tetap saja ada rasa benci  kepadanya
Karena wanita itu telah membuatku tidak mempunyai seorang ayah
Karena wanita itu juga, aku selalu dihina, di cacimaki oleh teman-temanku, oleh tetangga-tetanggaku,
bahkan oleh nenekku sendiri
"Dasar anak HARAM !!!" begitulah hinaan mereka
aku sangat benci dengan ibuku "AKU BENCI IBU"
sekarang aku tidak lagi mempunyai teman
teman yang seharusnya menghiburku
teman yang seharusnya membantuku
teman yang seharusnya melarangku untuk membenci ibuku sendiri

Dengan perlahan, aku mengambil tangan ibu dan menciumnya
Namun bibir ini tetap saja selalu ingin menghina dia, kata-kata itu sudah tidak bisa aku tahan lagi..
"kenapa sih, ibu gak mati aja sekalian ?? kalo sakit-sakitan kaya gini, ibu tuh malah ngerepotin aku,
ngerti gak sih bu... !!"
aku langsung menunduk, sambil menutup mulutku yang sangat kurang ajar ini
ibuku menetaskan air mata, hingga selendang kesayangannya basah tak karuan
aku segera berlari ke sekolah dengan meneteskan air mata
"Kenapa ?? kenapa aku gak bisa tahan emosiku ya tuhan ?? ampunilah aku...ampunilah orang yang sangat kurang ajar ini,, hukum aku jika perlu ya tuhan.. HUKUM !!"
teriakanku menggelegar... untuk sedikit melegakan hatiku

Setibanya di sekolah, aku segera masuk ke kelas
dan duduk dengan tenang di kursi paling pojok dan paling belakang
sewaktu aku duduk, semua teman-teman di dalam kelas itu tertuju padaku 
dengan tatapan yang sangat tidak enak
"ngapain kalian semua ngeliatin aku kayak gitu ?? mau cari gara-gara?"
"waduh,kayanya anak HARAM itu kerasukan setan haram deh,, hahhaha" salah satu temanku menjawab
begitulah aku, sejak dulu disekolah, aku memang pemarah, dan sombong
dulu, aku pernah berpura-pura pada teman-teman bahwa ibuku berada di luar negeri
dan aku dititipkan dengan pembantuku yang sebenarnya ibuku sendiri di rumah tua itu yang sebenarnya rumahku sendiri.
Tapi lama-lama semua kebohonganku terungkap,
ya,,seperti inilah jadinya..
bel pulang pun berbunyi.. 
dengan semangat, aku bergegas untuk pulang dan berniat untuk meminta maaf pada ibuku
aku membelikannya setangkai bunga yang aku beli, dari sisa uang jajanku
sesampainya di gang menuju rumah,, 
terpampang sebuah bendera putih..
aku segera berlari ke rumah,,
banyak orang yang bergerombol disana..
ketika aku bertanya "Ada apa??"
mereka hanya menggelengkan kepala dengan pipi yang basah
aku lihat ibuku terbaring sambil memejamkan matanya
"IBU...BANGUN.. AKU INGIN MINTA MAAF PADAMU BU.."
aku menangis sejadi jadinya, 
"NGGAK,, IBU TIDUR KAN?? IBU,, BANGUN,, AYO MARAHI AKU LAGI BU,, AYO!!"
aku masih tidak menyangka jika ibu telah tiada..
kuciumi wajah ibu..
aku sangat menyesal,, aku belum sempat meminta maaf padanya..
aku menyesal,, karena terkhir kali aku bertemu dengannya,, aku malah mebuatnya menangis
"YA TUHAN,,KENAPA KAU PANGGIL IBUKU SECEPAT ITU, KENAPA KAU TIDAK PANGGIL AKU SAJA"

"IBUUUUUUUUUUUUUU..................................................!!!!"



suatu peristiwa yang sangat menyentuh hati bukan ?? cepat  minta maaf pada ibumu,, sebelum semuanya terlambat.. jangan sia-siakan dia kawan..


Minggu, 27 Maret 2011

Sahabat itu apa ??

dia datang ketika kita bahagia
dia datang ketika kita bimbang
bahkan dia datang ketika kita sedih

aku senang dia pun ikut senang
aku bimbang dia pun ikut bimbang
aku menangis dan dia pun juga ikut menangis

hanya dengan itukah kita dapat memanggilnya sahabat ??
jawabannya TIDAK
karena sahabat yang sesungguhnya ialah orang yang senantiasa menasehati kita
senantiasa mengingatkan kesalahan yang telah kita perbuat
senantiasa menghibur kita
dan senantiasa memberi dukungan kepada kita
meskipun terpisah oleh jarak
terpisah oleh waktu
bahkan terpisah karena kematian

Persahabatan itu indah karena saling memahami perbedaan satu sama lain, karena rasa sayang
SAYANG itu adalah perasaan dimana kita hanya ingin melihat orang yang disayangi merasa senang, walaupun harus kehilangan

ucapkanlah TERIMA KASIH dan I NEED YOU buat semua sahabatmu

a_emje